SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mendorong pelaksanaan Majelis Taklim Aparatur (MTA) tidak berhenti sebagai kegiatan keagamaan rutin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program tersebut diarahkan menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter, integritas moral, hingga etos kerja aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sekretaris Bapperida Kabupaten Sukabumi Redi Trisna Sanjaya mengatakan MTA merupakan program strategis untuk memperkuat fondasi mental dan spiritual ASN di lingkungan Pemkab Sukabumi.
Menurutnya, keberadaan MTA menjadi instrumen untuk mengejawantahkan visi Pemkab Sukabumi, khususnya dalam membumikan nilai religius dalam tata kelola pemerintahan.
"Pelaksanaan Majelis Taklim Aparatur (MTA) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi merupakan program strategis untuk memperkuat fondasi mental dan spiritual para Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Redi pada Senin (5/10/2026).
Baca Juga: HUT ke-81 TNI, Bapperida Sukabumi Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
Ia menjelaskan, penguatan nilai keagamaan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi aparatur. Dengan demikian, ASN tidak hanya dituntut profesional dari sisi teknis, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat.
Salah satu tujuan MTA, lanjut Redi, adalah membangun integritas moral aparatur. Nilai-nilai agama yang ditanamkan diharapkan menjadi benteng bagi pegawai agar terhindar dari penyalahgunaan wewenang maupun maladministrasi.
"Tujuan pelaksanaan MTA yaitu membangun integritas moral dalam rangka membentuk aparatur yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis, tetapi juga memiliki landasan moral yang kokoh," ujarnya.
Redi menegaskan, nilai religius yang dibangun melalui MTA diharapkan tidak berhenti sebagai slogan pembangunan. Nilai tersebut harus terlihat dalam perilaku aparatur ketika menjalankan tugas sehari-hari.
Bahkan, birokrat dituntut mampu menjadi teladan atau role model dalam membumikan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi.
"Melalui program MTA, diharapkan terbentuk karakter pegawai yang religius, tidak hanya sebagai slogan pembangunan, namun dapat muncul dan ditunjukan dalam perilaku keseharian aparatur," jelasnya.
Baca Juga: Bapperida Sukabumi Bahas Strategi Pengentasan Kemiskinan Berbasis Potensi Lokal
Selain membangun karakter, MTA juga diarahkan untuk meningkatkan etos kerja ASN. Pemahaman spiritual diharapkan dapat berjalan selaras dengan etika profesi birokrasi.
Dengan pendekatan itu, tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pengabdian yang memiliki nilai ibadah.
"Hal ini bertujuan agar tugas melayani masyarakat tidak lagi dipandang semata-mata sebagai kewajiban administratif, melainkan bernilai ibadah yang dikerjakan dengan penuh keikhlasan," kata Redi.
Di sisi lain, MTA juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antarpegawai di lingkungan Pemkab Sukabumi.
Pertemuan yang dilakukan secara berkala dinilai dapat mempererat hubungan antaraparat sekaligus membangun solidaritas di lingkungan birokrasi.
Menurut Redi, hubungan kerja yang semakin solid diharapkan berdampak terhadap harmonisasi kerja tim dan koordinasi lintas bidang.
"Selain itu, adanya Penguatan Silaturahmi Korps yang dapat digunakan sebagai ajang berkumpul secara berkala untuk mempererat ikatan persaudaraan antar-pegawai," ujarnya.
Redi menambahkan, secara keseluruhan MTA merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Sukabumi dalam membentuk birokrat yang konsisten memegang teguh core values ASN BerAKHLAK.
Dengan penguatan karakter dan integritas tersebut, pemerintah berharap kualitas tata kelola pemerintahan ikut meningkat, termasuk berdampak pada kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Ia berharap fondasi karakter yang dibangun melalui MTA dapat diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga nilai religius benar-benar tercermin dalam sikap, integritas, dan kualitas pelayanan ASN kepada masyarakat.
"Secara keseluruhan, MTA adalah wujud nyata komitmen Pemkab Sukabumi dalam mencetak birokrat yang secara konsisten memegang teguh core values ASN BerAKHLAK," kata dia. (ADV)
Editor : Oksa Bachtiar Camsyah