Sukabumi Update

2 ABK Sukabumi Tewas Diduga Berkelahi di Perairan Sri Lanka, Jenazah Tiba di Palabuhanratu

Jenazah 2 ABK nelayan saat tiba di dermaga dua Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/10/2026). (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com – Dua anak buah kapal (ABK) nelayan asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikabarkan meninggal dunia setelah diduga terlibat perkelahian di atas kapal saat berada di perairan Sri Lanka.

Informasi yang dihimpun Sukabumiupdate.com, peristiwa bentrok maut di tengah samudra tersebut terjadi pada 30 September 2026. Penjemputan dan evakuasi jenazah kedua korban baru berhasil dilakukan di kawasan perairan Teluk Palabuhanratu pada Kamis (15/10/2026).

Proses penjemputan jenazah di tengah laut tersebut melibatkan tim gabungan dari Satreskrim Polres Sukabumi, Satpolairud Polres Sukabumi, Pos TNI AL (Posal) Palabuhanratu, serta relawan nelayan lokal.

Baca Juga: Sempat Terekam CCTV dan Viral, Pasutri Curanmor di Jampangkulon Sukabumi Diringkus

Pengurus kapal nelayan di Palabuhanratu, Ujang, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan awal dari nakhoda kapal, keributan melibatkan ABK dengan Kepala Kamar Mesin (KKM) beserta wakilnya.

“Informasi awal yang diperoleh, perkelahian sesama ABK, antara ABK dengan KKM dan wakilnya,” kata Ujang.

Menurut Ujang, salah satu dugaan pemicu keributan tersebut adalah persoalan arogansi salah satu korban. Namun, informasi itu masih bersifat sementara karena baru berdasarkan keterangan nakhoda kapal.

“Tapi baru sebatas info dari nakhoda ya. Belum A1 gitu,” ujarnya.

Baca Juga: Sandal di TKP Mayat Perempuan dengan Luka Benda Tumpul di Ciemas Sukabumi

Ujang menyebut kapal yang terlibat dalam peristiwa tersebut merupakan jenis purse seine, yakni kapal penangkap ikan yang menggunakan jaring lingkar. Kapal itu pula yang mengantar kedua jenazah dari perairan Sri Lanka hingga perairan Palabuhanratu Indonesia.

Setelah dijemput di kawasan Teluk Palabuhanratu, kedua jenazah tersebut dibawa ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu.

Hingga berita ini ditayangkan, rincian kronologi pertikaian, identitas lengkap kedua korban, serta pemicu dan penyebab pasti kematian masih menunggu keterangan resmi dan hasil penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT