Sukabumi Update

Bau Busuk Tercium Saat Warga Bersih-bersih, Lansia Sukabumi Ditemukan MD di Kontrakan

Kondisi rumah kontrakan di Perumahan Iscalton Residence Blok C-9, Parungkuda Sukabumi, tempat seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia, Kamis (15/10/2026). (Sumber Foto: SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com - Bau menyengat yang tercium saat warga membersihkan lingkungan mengawali penemuan jasad seorang pria lansia di Perumahan Iscalton Residence Blok C-9, Kampung Bojonglarang RT 04/02, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/10/2026) pagi.

Ketua RW 02, Mumuh Mulyana, mengatakan informasi awal diterimanya dari warga sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, warga yang sedang membersihkan lingkungan mencium bau busuk dan berusaha mencari sumbernya.

Setelah ditelusuri, bau tersebut diketahui berasal dari sebuah rumah kontrakan. Mumuh kemudian mendatangi rumah tersebut dan mendapati jasad seorang pria telah tergeletak di ruangan tengah.

"Sekitar pukul 09.00 saya dapat laporannya dari warga. Awalnya warga sedang bersih-bersih lingkungan, mencium bau busuk. Setelah dilihat ke rumah, baunya sudah menyengat," kata Mumuh saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Perkelahian Maut yang Tewaskan 2 ABK Sukabumi

Menurut Mumuh, pintu rumah dalam keadaan terkunci. Ia mengaku tidak berani membukanya sebelum pihak kepolisian datang. Setelah petugas berada di lokasi, pintu rumah dibuka untuk penanganan lebih lanjut.

Mumuh mengatakan dirinya ikut melihat kondisi jasad korban. Namun, ia tidak berlama-lama berada di dalam rumah karena bau menyengat membuatnya merasa mual.

"Saya langsung laporan ke Kapolsek sama Danramil. Setelah itu mereka langsung menindaklanjuti. Selanjutnya kita serahkan semuanya kepada kepolisian," ujarnya.

Mumuh menyebut pria yang ditemukan meninggal dunia (MD) tersebut bukan warga asli setempat. Korban diketahui menyewa rumah di perumahan itu dan telah tinggal selama kurang lebih tiga bulan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari kepolisian, pria tersebut diduga berasal dari Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Korban bernama Ade diperkirakan berusia sekitar 60 tahun dan selama tinggal di rumah kontrakan itu diketahui seorang diri.

Meski bukan warga asli, korban cukup dikenal oleh tetangga di sekitar tempat tinggalnya. Mumuh mengatakan korban biasa berinteraksi dengan warga, termasuk mengobrol dan minum kopi bersama.

"Seperti biasa, suka ngopi juga bareng, ngobrol bareng. Tetangga sama tetangga juga sering ngobrol," tuturnya.

Baca Juga: Pria Terduga Maling HP Ditemukan Meninggal di Dasar Sungai Cicatih Sukabumi

Mumuh mengaku terakhir kali berinteraksi dengan korban sekitar dua hingga tiga minggu sebelum penemuan jasad tersebut. Saat itu, keduanya bertemu dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi yang digelar di lingkungan perumahan.

Setelah kegiatan Maulid Nabi tersebut, Mumuh mengaku tidak lagi melihat korban. Meski demikian, ia mengatakan tidak mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di sekitar rumah kontrakan tersebut.

"Nggak ada, biasa-biasa saja," katanya.

Mumuh menuturkan, korban dikenal sebagai sosok yang pernah berkecimpung di dunia sepak bola dan menjadi pelatih, korban juga diketahui sempat mengeluhkan sakit pada bagian kaki.

"Kalau dikeluhkan sakit kaki, karena beliau ini pelatih sepak bola, karena mantan pemain sepak bola juga," katanya.

Mengenai kondisi jasad dan barang-barang yang berada di dalam rumah, Mumuh menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian karena petugas yang melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi.

Jasad pria tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Sekarwangi untuk penanganan lebih lanjut. Hingga berita ini ditulis, penyebab kematian korban belum diketahui. Adapun garis polisi sudah terpasang di TKP.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT