Sukabumi Update

Dikenal sebagai Pelatih Sepakbola, Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Parungkuda Sukabumi

TKP penemuan lansia meninggal di Perumahan Iscalton Residence, Kampung Bojonglarang RT 04/02, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria berusia 65 tahun ditemukan meninggal dunia di kontrakannya di Perumahan Iscalton Residence, Kampung Bojonglarang RT 04/02, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/10/2026). Warga sekitar mengenal lansia tersebut sebagai pelatih sepakbola.

Sebelum ditemukan, korban dilaporkan sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah hingga warga mencium bau menyengat dari dalam rumahnya. 

Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, mengatakan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, warga mencium bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban, Ade Ruhandi, di Blok C Nomor 9.

Baca Juga: Jadwal Super League 2026/2027 Pekan Kelima, Persija vs Persita dan Persib vs Persik!

Warga kemudian berusaha memeriksa sumber bau tersebut. Namun, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam sehingga warga melaporkan kejadian itu kepada Polsek Parungkuda.

Petugas piket Polsek Parungkuda bersama warga kemudian mendatangi lokasi dan melakukan upaya membuka pintu rumah. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumah.

"Setelah pintu berhasil dibuka, ditemukan satu orang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia tergeletak di dalam rumah," kata Erman dalam keterangannya.

Baca Juga: Bersedia Pimpin Golkar Sukabumi, Asep Japar Ungkap Komunikasi dengan Budi Azhar

Setelah penemuan tersebut, petugas melibatkan dokter dari Puskesmas Parungkuda untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena sakit dan sempat terjatuh.

"Selanjutnya, jenazah Ade Ruhandi dibawa ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Baca Juga: Termahal Rp. 35 Juta, Berikut Harga Tiket Konser Aku Kembali Syahrini

Berdasarkan keterangan saksi, Sidik Wijanarto selaku Ketua RT, korban sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah. Korban terakhir kali terlihat keluar rumah pada 12 Oktober 2026.

Ketua RW 02, Mumuh Mulyana, mengatakan penemuan jasad tersebut bermula saat warga yang sedang membersihkan lingkungan mencium bau busuk sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah mencari sumber bau, warga mendapati bau menyengat berasal dari rumah kontrakan korban.

Menurut Mumuh, Ade Ruhandi telah tinggal di rumah kontrakan tersebut selama kurang lebih tiga bulan dan tinggal seorang diri. Meski bukan warga asli setempat, korban dikenal cukup akrab dengan tetangga karena kerap mengobrol dan minum kopi bersama.

Baca Juga: Tembus 2.917 Kunjungan, Warga Sukabumi Paling Banyak Urus BPJS dan Paspor di MPP

Mumuh mengaku terakhir kali berinteraksi dengan korban sekitar dua hingga tiga minggu sebelumnya, saat kegiatan peringatan Maulid Nabi di lingkungan perumahan. Ia juga menyebut korban pernah berkecimpung di dunia sepak bola sebagai pelatih dan diketahui sempat mengeluhkan sakit pada bagian kaki.

Hingga berita ini ditulis, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Sekarwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT