Sukabumi Update

Penyu Belimbing Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Usianya Diperkirakan 30 Tahun

Kondisi Penyu Belimbing yang mati terdampar di area Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Konservasi Penyu Pangumbahan).

SUKABUMIUPDATE.com - Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), salah satu spesies penyu terlangka dan terancam punah di dunia, ditemukan mati terdampar di area Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

​Penemuan satwa dilindungi tersebut mengonfirmasi keberadaan spesies eksotis ini di perairan Sukabumi, meski ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

​Humas Konservasi Penyu Pangumbahan mengungkapkan bahwa pihak tim konservasi menerima laporan dari masyarakat sekitar tengah hari sebelum akhirnya bergegas menuju lokasi kejadian.

​"Tadi siang kami mendapatkan laporan informasi pukul 12.30 WIB, dan kami langsung menuju ke TKP bahwa ada penyu mati di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap," ujar perwakilan Humas Konservasi Penyu Pangumbahan saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Siaga Level III Dilarang Mendekat Radius 5 Km

​Evakuasi Menggunakan Perahu Nelayan

​Saat pertama kali ditemukan, posisi bangkai penyu berada di area yang cukup sulit dijangkau dari garis pantai.

​"Posisi penyu ada di atas karang, di seberang air palung Pantai Cibuaya, jadi tidak berada di pinggir pantainya. Kemudian kami tarik ke pinggir pantai dengan bantuan perahu nelayan setempat," jelasnya.

Kemudian ​sesampainya di darat, tim langsung melakukan identifikasi dan pengukuran terhadap penyu berukuran jumbo tersebut.

​Hasil Identifikasi Satwa

Berdasarkan hasil daari pengukuran dan pemeriksaan awal oleh tim konservasi, diperoleh data sebagai berikut:

  • ​Spesies: Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea)
  • ​Jenis Kelamin: Jantan
  • ​Ukuran: Panjang 160 cm, Lebar 110 cm
  • ​Estimasi Usia: Sekitar 30 tahun
  • ​Waktu Kematian: Diperkirakan telah mati sejak 3 hari yang lalu

Baca Juga: DP3A Sukabumi Ungkap Upaya Pemulihan Kasus Bullying Pelajar SMP di Nagrak

​Mengenai penyebab kematian, pihak konservasi belum dapat memastikan secara pasti lantaran tidak ditemukan adanya luka fisik luar pada tubuh satwa tersebut.

​"Penyebab kematian belum diketahui karena kondisi badan penyu masih mulus. Setelah dilakukan identifikasi, bangkai penyu langsung kami kuburkan di TKP," tambahnya.

​Penemuan ini menjadi perhatian khusus bagi pengelola kawasan konservasi dan warga setempat, mengingat keberadaan Penyu Belimbing di sekitar kawasan Pantai Cibuaya tergolong sangat langka.

​"Penyu jenis ini termasuk sangat langka di sekitar TKP Pantai Cibuaya. Kejadian ini membuktikan bahwa penyu belimbing ternyata masih ada di perairan kita," tutupnya.

Baca Juga: Bacaan Doa Duduk Diantara 2 Sujud yang Jadi Salah Satu Rukun Sholat

Sebagai informasi, berdasarkan IUCN Red List of Threatened Species, Penyu Belimbing (leatherback turtle) termasuk dalam kategori Critically Endangered (kritis atau sangat terancam punah).

Penyu Belimbing memiliki wilayah persebaran yang luas, meliputi Samudra Atlantik, Samudra Pasifik, Samudra Hindia, hingga Laut Mediterania. Meski memiliki wilayah persebaran dan habitat yang luas, populasi penyu belimbing terus mengalami penurunan yang signifikan.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT