SUKABUMIUPDATE.com - Nusa Putra University (NPU) menyelesaikan kegiatan Visitasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penjaminan mutu untuk memastikan kesiapan universitas dalam menyelenggarakan pendidikan profesi guru yang berkualitas.
Visitasi ini dilaksanakan oleh dua asesor dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yaitu Polarys, S.H., M.H., dan Dr. Zainun Misbah, S.S., M.Sc. Tim asesor melakukan peninjauan terhadap kesiapan sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dokumen pendukung, serta sistem penjaminan mutu yang diperlukan dalam penyelenggaraan PPG.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum bagi Nusa Putra University untuk mengevaluasi kesiapan institusi sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperkuat sebelum pelaksanaan pembelajaran PPG.
Asesor, Polarys, S.H., M.H., menjelaskan bahwa visitasi berfokus pada profil kesiapan LPTK, khususnya perguruan tinggi yang baru memperoleh izin untuk menyelenggarakan Program PPG.
Baca Juga: Di Kota Sukabumi Jumlahnya Ada 9 Orang pada 2025, Ini Kisah Pengemis Tajir
Menurutnya, kesiapan tersebut penting agar pelaksanaan program nantinya didukung oleh standar sarana dan prasarana, sumber daya, serta sistem penjaminan mutu yang sesuai dengan rancangan penyelenggaraan PPG.
“Secara keseluruhan, Nusa Putra University sudah sangat siap. Namun, ada beberapa aspek yang belum dapat dinilai secara komprehensif karena program ini masih berada pada tahap awal penyelenggaraan,” jelas Polarys.
Ia juga menambahkan, sejumlah aspek, seperti evaluasi dampak pembelajaran dan implementasi kurikulum, baru dapat diamati setelah proses pembelajaran PPG berjalan. Hal tersebut menjadi bagian dari tahapan evaluasi untuk memastikan penyelenggaraan program dapat terus ditingkatkan.
Visitasi ini juga menjadi kesempatan untuk meninjau bukti kesiapan institusi melalui dokumen dan instrumen penjaminan mutu yang telah disiapkan oleh Nusa Putra University.
Sementara itu Ketua PPG Nusa Putra University, Dr. Diyah Lyesmaya, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa visitasi ini merupakan bagian penting dari komitmen universitas dalam membangun sistem penjaminan mutu penyelenggaraan PPG.
Baca Juga: Wisata Alam Berbasis Air di Kawasan TNGGP Dibuka Kembali
Menurutnya, kehadiran tim asesor memberikan kesempatan bagi universitas untuk memperoleh evaluasi terhadap kesiapan yang telah dibangun, sekaligus mendapatkan arahan mengenai aspek yang masih memerlukan perbaikan atau pendampingan.
“Melalui visitasi ini, kami ingin mengoptimalkan kesiapan Nusa Putra University dalam menyelenggarakan PPG. Kami berharap proses ini dapat memberikan gambaran mengenai hal-hal yang sudah siap, bagian yang perlu diperbaiki, serta tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan program,” ujar Diyah.
Diyah juga menegaskan bahwa pengembangan PPG di Nusa Putra University tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan pendidikan profesi, tetapi juga pada upaya membangun kesadaran tentang keberagaman dan keunikan setiap peserta didik.
Menurutnya, Nusa Putra University memiliki lingkungan multikultural yang dapat menjadi kekuatan dalam mengembangkan perspektif pendidikan yang inklusif dan terbuka terhadap perbedaan.
“Melalui PPG, kami ingin ikut meningkatkan profesionalisme guru, termasuk kemampuan memahami keberagaman dan mengoptimalkan potensi setiap peserta didik. Setiap orang memiliki keunikan dan kemampuan untuk berkembang sesuai kompetensinya. Kesadaran inilah yang penting dimiliki oleh seorang guru profesional,” ungkapnya.
Selesainya visitasi pada 21 Oktober 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan penyelenggaraan PPG di Nusa Putra University. Berdasarkan penjelasan asesor, sejumlah aspek kesiapan telah dinilai positif, sementara evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran dan dampaknya akan membutuhkan bukti lebih lanjut setelah program berjalan.
Nusa Putra University kemudian berkomitmen menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut sebagai bagian dari penguatan budaya mutu di lingkungan universitas.
Melalui penyelenggaraan PPG, Nusa Putra University berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan guru profesional yang tidak hanya kompeten dalam pembelajaran, tetapi juga adaptif, inklusif, dan mampu memahami keberagaman kebutuhan peserta didik.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya universitas untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan profesi guru yang berkelanjutan. (*)
Editor : Ikbal Juliansyah