SUKABUMIUPDATE.com - Aksi dugaan pencurian terjadi di sebuah rumah di Kampung Cibatu, RT 19/04, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/10/2026) dini hari. Dalam kejadian tersebut, dua unit telepon seluler (HP) dan sepasang sepatu olahraga dilaporkan hilang dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp10 juta.
Berdasarkan video rekaman kamera CCTV, seorang pria terlihat datang mengenakan topi, kaus lengan pendek, rompi, dan celana pendek tanpa alas kaki. Pria tersebut tampak menenteng sepasang sepatu di belakang tubuhnya sebelum menghampiri rumah korban.
Dalam rekaman itu, pria tersebut terlihat memperhatikan bagian jendela rumah. Meski wajahnya tidak terlihat jelas, pakaian dan gerak-geriknya terekam kamera pengawas.
Penghuni rumah, Annisa Zulfiani (27), mengatakan pencurian diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, saat seluruh penghuni rumah masih tidur.
Baca Juga: Aksi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Sukabumi Sempat Tutup Simpang Cibolang
Menurut Annisa, sebelum mendatangi rumahnya, pria tersebut diduga lebih dahulu mengambil sepatu dari rumah saudaranya. Kedua rumah itu berada tidak jauh satu sama lain dan hanya terpisah oleh sebuah masjid.
"Dia itu ke rumah saudara dulu, ambil sepatu. Sepatunya di luar. Terus dia muter-muter kayaknya, nyampailah di rumah saya," kata Annisa saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Jumat (23/10/2026).
Setibanya di rumah Annisa, pria tersebut diduga mengambil dua unit HP dan sepasang sepatu olahraga melalui jendela kamar. Annisa menduga kondisi jendela yang sudah cukup rusak serta posisi HP yang berada di kasur dekat jendela memudahkan pelaku menjangkau barang-barang tersebut dari luar.
"Jendelanya itu pas menghadap ke jalan luar. Jadi, kalau dari luar, dari arah jalan ke kamarnya itu kelihatan. Gordennya enggak nutup semua, jadi mungkin itu juga yang menyebabkan si pelaku mau mencuri," ujarnya.
Baca Juga: Dari Layur hingga Marlin, Sensasi Mancing di Badong Palabuhanratu Sukabumi Mulai Rp100 Ribu
Kamar tersebut ditempati salah seorang adik Annisa. Dua HP yang hilang merupakan iPhone dan Samsung. Menurut Annisa, adiknya sempat kesulitan tidur sepanjang malam dan baru terlelap sekitar pukul 02.00 WIB.
Saat pencurian terjadi, adiknya sedang tidur lelap. Annisa memperkirakan pria tersebut mengambil barang-barang itu dari luar melalui jendela tanpa masuk lebih jauh ke dalam rumah.
Ketika kejadian berlangsung, terdapat tujuh orang di rumah tersebut, yakni Annisa, suami, anak, ayah, dan tiga adiknya. Dua di antara adiknya masih bersekolah, masing-masing di jenjang sekolah dasar (SD) sekolah menengah pertama (SMP), sedangkan adik Annisa yang kemalingan sudah bekerja.
"Posisinya semua lagi pada tidur, belum pada bangun," ungkapnya.
Sepatu dari Rumah Saudara Diduga Ditukar
Peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, ketika salah seorang anggota keluarga hendak berangkat kerja. Awalnya, keluarga mendapat informasi melalui grup percakapan mengenai sepatu yang hilang dari rumah saudara Annisa.
Setelah saling berkomunikasi, keluarga menyadari bahwa dua HP dan sepasang sepatu olahraga di rumah Annisa juga hilang. Mereka kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui kejadian tersebut.
Baca Juga: Dilema Nelayan Sukabumi di Tengah Larangan Total Ekspor BBL dan Minimnya Fasilitas Budidaya
Dari situ, keluarga menduga pria yang terekam kamera merupakan orang yang sama dengan yang mengambil sepatu dari rumah saudara Annisa.
Ada cerita unik dalam peristiwa ini, sebelum mengambil barang dari rumah Annisa, terduga pelaku terlebih dahulu mengambil sepatu dari rumah saudaranya yang lokasinya berdekatan. Namun, saat tiba di rumah Annisa tepatnya di kamar adiknya, sepatu yang dibawa justru ditukar dengan sepatu milik adik korban.
"Sepatu yang di rumah saudara diambil, tapi pas di rumah aku malah sepatu adik aku yang diambil. Sepatu saudara disimpan di rumah aku," jelasnya.
Annisa mengatakan wajah pria yang terekam kamera tidak terlihat terlalu jelas. Namun, pakaian dan gerak-geriknya masih bisa diamati.
"Kalau dari segi pakaian terlihat jelas, kalau muka lumayan agak buram. Cuma dari langkah dan gerak-geriknya itu kelihatan banget," katanya.
Dari pemeriksaan rekaman CCTV lainnya, Annisa menyebut pria tersebut diduga datang melalui jalur perkebunan dan area makam. Ia juga tidak melihat pria itu menggunakan kendaraan.
Baca Juga: Mobil Polwan Dibobol Maling di Jalan Bhayangkara Sukabumi, Rp14 Juta dan 200 Dolar AS Raib
Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp10 Juta
Akibat kejadian tersebut, keluarga memperkirakan kerugian mencapai lebih dari Rp10 juta. Kerugian itu berasal dari satu unit iPhone yang diperkirakan jenis iPhone 12 Pro Max, satu unit Samsung, dan sepasang sepatu olahraga.
Annisa menambahkan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir, ia mengetahui adanya dua kejadian pencurian di lingkungan sekitar, termasuk peristiwa yang dialami saudaranya.
Hingga berita ini ditayangkan, pencurian di rumah Annisa belum dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Editor : Ikbal Juliansyah