SUKABUMIUPDATE.com - Pondok Pesantren Modern Al Umanaa menggelar Grand Final GEMA (Gelar Edukasi Minat Aksi) Al Umanaa 2026 di Kampus Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Bertema “Ruang Tumbuh: Tumbuhkan Potensi, Lahirkan Pemimpin Qurani”, kegiatan ini mengajak anak mengembangkan kemampuan melalui pengalaman belajar bersama keluarga dan juga berkompetisi.
Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa, KH. Mindjali Abdulghani Syarif, menyampaikan tiga gagasan utama dalam sambutannya. Pertama, GEMA merupakan kontribusi Al Umanaa terhadap pendidikan anak usia SD dan MI, bukan semata-mata kegiatan lomba sekolah atau kompetisi. Kedua, setiap anak memiliki potensi, sehingga keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari juara dan nilai akademik. Ketiga, prestasi harus berjalan bersama karakter, seperti kejujuran, sportivitas, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.
“Menang adalah prestasi, tetapi keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri juga merupakan kemenangan yang sangat berarti,” tuturnya.
Pesan tersebut sejalan dengan tujuan GEMA, yakni agar peserta memperoleh pengalaman positif dan terdorong mengembangkan potensinya, baik mereka meraih juara maupun tidak.
Baca Juga: M. Dzakwan, Santri Al Umanaa Sukabumi Raih Putra Terbaik I di Jambore Nasional XII 2026
Ustadz Laode Muhammad Arridho, S.T. selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa seluruh rangkaian GEMA Al Umanaa diikuti lebih dari 250 siswa SD & MI dari Jawa Barat dan DKI Jakarta. GEMA Al Umanaa dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu kualifikasi secara daring pada 17 Oktober 2026 dan Grand Final secara langsung di Al Umanaa pada 24 Oktober 2026. Sebelum mengikuti kualifikasi, peserta mendapat pembekalan melalui workshop menulis cerita, storytelling, olimpiade IPA dan matematika, serta spelling bee. Pembekalan ini bertujuan membantu anak mengasah keterampilan dan lebih percaya diri menghadapi perlombaan.
GEMA Al Umanaa merupakan ajang belajar dan berkompetisi bagi siswa SD & MI untuk mengenali serta mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini juga melibatkan orang tua agar dapat memahami proses tumbuh anak dengan mendampingi sepanjang kegiatan berlangsung. Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, GEMA Al Umanaa menghadirkan Family Experience sebagai ruang belajar bersama bagi anak dan orang tua. Melalui Family Experience , anak dan orang tua diajak mencoba berbagai aktivitas bersama, mulai dari pengetahuan Al-Qur’an, sains, bahasa, hingga pola hidup sehat. Anak mendapat kesempatan bereksplorasi, sementara orang tua dapat melihat kemampuan dan keberanian anak saat menghadapi tantangan. Pengalaman ini mengajak keluarga menghargai proses belajar, termasuk kemajuan kecil yang tidak selalu ditandai dengan piala.
Orang tua juga mendapat ruang belajar melalui Parent’s Experience — Focus Workshop bersama Kak Yudi Lesmana founder Ingatan Gajah dan juga International Grandmaster of Memory (GMM) . Sesi ini mengangkat pentingnya fokus dalam belajar serta dukungan keluarga terhadap perkembangan anak.
Melalui GEMA, Al Umanaa berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar bagi anak dan keluarga. Hal ini sejalan dengan visi lembaga untuk mewujudkan kader pemimpin Qurani yang unggul dalam akhlak, ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan, serta memiliki kesehatan yang prima. Komitmen tersebut juga tercermin dalam berbagai prestasi Pondok Pesantren Modern Al Umanaa Sukabumi, di antaranya penghargaan Pesantren Modern Inspiratif 2024 dalam ajang nasional Santri of the Year 2024, Penghargaan Anugerah Raksa Prasada kategori sekolah berbudaya lingkungan/Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat 2025 serta juara kedua AIA Healthiest School tingkat nasional selama dua tahun berturut-turut. (ADV)
Sumber: Siaran Pers
Editor : Oksa Bachtiar Camsyah