SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi Zhaldi (25), pengemudi ojek online (ojol) Maxim yang menjadi korban dugaan penembakan senapan angin di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, dilaporkan dalam keadaan stabil. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD R. Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi.
Humas sekaligus Ketua Tim Penanganan Keluhan RSUD R. Syamsudin SH, dr. Irfanugraha Triputra, mengonfirmasi bahwa kondisi umum pasien terpantau konstan dan baik sejak pertama kali tiba di rumah sakit pada Minggu (25/10/2026) dini hari.
"Kondisi pasien sejak datang kemarin menjelang tengah malam hingga saat ini stabil," ujar Irfanugraha kepada sukabumiupdate.com, Minggu malam.
Baca Juga: Tabayun Ilmu Batin Berujung Dugaan Pengeroyokan, Pimpinan Ponpes di Sukabumi Lapor Polisi
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis di lapangan, ditemukan satu luka terbuka di bagian leher belakang korban. Setibanya di rumah sakit, pasien langsung mendapatkan penanganan awal kedaruratan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sesuai dengan prosedur trauma penembakan.
"Terdapat satu luka di leher bagian belakang. Pasien sudah mendapatkan penanganan awal di IGD sesuai kondisinya dan sekarang masih dalam perawatan di ruang biasa (non-intensif)," ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Irfanugraha menyebutkan bahwa pihak rumah sakit belum menjadwalkan tindakan medis lanjutan atau operasi pengangkatan proyektil dalam waktu dekat. Tim medis masih harus menunggu hasil pemeriksaan penunjang serta penilaian komprehensif dari dokter spesialis yang dijadwalkan pada Senin (26/10/2026).
"Sampai dengan saat ini belum ada rencana tatalaksana lebih lanjut karena menunggu dokter spesialisnya periksa lebih lanjut besok," jelasnya.
Kasus penembakan misterius yang menimpa driver ojol ini tengah diusut intensif oleh jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Berdasarkan penyelidikan awal dan rekaman kamera pengawas (CCTV), terduga pelaku yang berjumlah dua orang diduga kuat membidik korban dari arah belakang menggunakan senjata jenis senapan angin.
Editor : Denis Febrian