Sukabumi Update

2 Hari Hilang, Bocah Cikembar Sukabumi Ditemukan di Jalanan usai Diduga Dibawa Pengamen

Petugas kepolisian saat bertemu RSP di rumahnya usai sempat hilang 2 hari. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang bocah laki-laki berinisial RSP (8 tahun), asal Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, sempat dikabarkan hilang misterius selama dua hari sebelum akhirnya berhasil ditemukan pada Senin (26/10/2026) siang.

Bocah kelas 2 Sekolah Dasar (SD) tersebut ditemukan oleh tetangga orang tuanya di wilayah Cikembang, Kecamatan Cikembar, sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah ditemukan, RSP langsung dievakuasi untuk kembali berkumpul bersama pihak keluarganya.

Kapolsek Cikembar Polres Sukabumi, Iptu Yadi Suryadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan resmi terkait kehilangan RSP pada Senin pagi sekitar pukul 08.34 WIB. Hanya berselang beberapa jam setelah laporan masuk, keberadaan anak tersebut berhasil terdeteksi.

"Anak tersebut ditemukan oleh tetangga rumah kontrakan orang tua korban yang mana pada saat itu hendak ke Cibadak dan melihat anak tersebut sedang berjalan di wilayah Cikembang, Cikembar," ujar Yadi kepada sukabumiupdate.com, Senin sore.

Baca Juga: Truk Box Tabrak Tebing Hingga Terguling di Turunan Cisarakan Sukabumi, Sopir Terjepit

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian, RSP diduga kuat dibawa pergi oleh seorang anak laki-laki lain berusia sekitar 11 tahun yang disinyalir merupakan pengamen jalanan untuk mencari barang bekas atau rongsokan.

"Pada waktu itu diajak oleh seorang laki-laki kurang lebih umur 11 tahun (diduga pengamen) untuk mencari barang bekas (rongsok). Setelah itu korban ditinggalkan di daerah Cikembang oleh seorang anak laki-laki tersebut," jelasnya.

Yadi menyebut meski RSP kini sudah kembali ke keluarganya, bocah tersebut diduga mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam setelah sempat terpisah dari orang tuanya selama dua hari penuh.

"Ya pastilah kalau trauma mah, namanya enggak makan, kasih makan tuh tidak kan, tidur di mana kita enggak tahu," ucap Kapolsek Cikembar.

Baca Juga: Usai Operasi, Kondisi Medis Siswa SMP di Nagrak Sukabumi Korban Dugaan Bullying Kakak Kelas

Penemuan RSP membawa keharuan dan rasa lega luar biasa bagi pihak keluarga. IN (40), ibu kandung RSP, menceritakan bahwa putranya pergi meninggalkan rumah kontrakan sejak Sabtu (24/10/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Kala itu, RSP berpamitan kepada sang ibu hanya untuk membeli jajanan di sekitar rumah.

"Dari rumahnya itu jam 2, dia berangkat bilang mau beli tahu krispi. Aku bilang, ya sudah Dek, tapi jangan lama-lama ya," katanya.

Namun, hingga matahari tenggelam dan malam berganti, RSP tak kunjung kembali ke rumah. Kekhawatiran IN kian memuncak setelah ia mencoba menelusuri teman sepermainan anaknya.

"Berangkatnya sama temannya. Kata temannya udah pada pulang, dari situ kan udah mulai curiga. Kecurigaannya takut dia diculik. Soalnya enggak pulang-pulang," lanjutnya.

Selama dua hari dua malam, pihak keluarga diliputi kecemasan luar biasa dan terus berupaya melakukan pencarian mandiri. IN kemudian mengaku sangat lega dan bersyukur setelah mendengar kabar anak keempatnya tersebut ditemukan selamat dan bisa berkumpul kembali dengannya.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT