SUKABUMIUPDATE.com - Muhamad Jahuri Nor, sopir truk box pengangkut pupuk yang menghantam tebing di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di RSUD Palabuhanratu.
Pria berusia 43 tahun itu dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Sebelumnya, ia mengalami luka berat dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin (26/10/2026) siang.
Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu, dr. Radit, melalui Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian, mengatakan korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 16.00 WIB dengan diantar petugas kepolisian.
Saat tiba, korban mengalami penurunan kesadaran. Petugas medis juga menemukan sejumlah luka serius, di antaranya luka terbuka dan lebam pada wajah serta patah tulang terbuka pada tangan dan tungkai kanan.
"Pasien sempat diberikan tindakan dan obat-obatan, dan distabilkan. Tetapi karena luka berat di kepala dan tungkai kanan, pasien mengalami perburukan dan dinyatakan meninggal jam 01.00 tanggal 27 Oktober 2026," kata Billy Agustian.
Sebelumnya, truk box bernomor polisi F 8303 NM yang dikemudikan Muhamad Jahuri Nor mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cisarakan, Kampung Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, pada Senin sekitar pukul 14.30 WIB.
Baca Juga: Atasi Krisis Air Bersih, Sumur Bor MBK Ventura Bantu 500 Keluarga di Bantargadung Sukabumi
Truk yang melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu itu diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi turunan berkelok. Kendaraan kemudian hilang kendali, menabrak mobil Toyota Avanza, menghantam tebing, hingga akhirnya terguling di badan jalan.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir dan seorang penumpang truk mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.
Salah seorang warga setempat, Iis (65), menuturkan kecelakaan terjadi secara tiba-tiba saat dirinya melintas menggunakan sepeda motor. "Sopirnya terjepit cukup lama, ada sekitar 30 menit baru berhasil dievakuasi. Kondisi korban mengalami luka cukup serius, terutama di bagian wajah," jelasnya.
Baca Juga: Reses Ketiga 2026 di Cibitung Sukabumi, Dewan Andri Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan truk tersebut dikemudikan Muhamad Jahuri Nor (43), warga Jepara, Jawa Tengah, dengan penumpang bernama Gery Leonard Lahema (34), warga Sidoarjo, Jawa Timur.
"Setibanya di tempat kejadian melintasi turunan berkelok, diduga sistem pengereman kurang berfungsi dengan baik, kemudian hilang kendali," ujar Wangsit dalam keterangannya, Senin (26/10/2026).
Menurut Wangsit, truk yang kehilangan kendali itu terlebih dahulu menabrak bagian samping belakang sebelah kanan Toyota Avanza bernomor polisi F 1225 UV yang dikemudikan Hendi Suhendi (61), warga Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Akhir Perjalanan Panjang Lee Biskuit Marie, 92 Tahun di Asia Tenggara
Setelah menabrak mobil tersebut, pengemudi truk membanting setir ke kanan untuk menghindari jurang atau risiko kecelakaan yang lebih fatal. Namun, truk justru menghantam dinding tebing di sisi kanan jalan hingga terguling.
"Kendaraan truk box membanting setir ke sebelah kanan dan menabrak tebing yang berada di sebelah kanan jalan," kata Wangsit.
Editor : Fitriansyah