Sukabumi Update

Licin Rusak Parah, Mobil MBG Pun Nyerah Lintasi Jalan Desa di Cidadap Sukabumi

Mobil MBG tak kuat nanjak lintasi jalan desa yang rusak parah di Cidadap Sukabumi (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi jalan - jalan desa di wilayah Kabupaten Sukabumi Jawa Barat kondisinya memprihatinkan. Seperti jalan Desa Mekartani di Kampung Datarkalapa, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi yang kembali jadi sorotan publik karena kondisi kerusakan cukup parah, bahkan angkutan distribusi MBG (Makan Bergizi Gratis) pun tak mampu melintas.

Mobil milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kesulitan melintas saat membawa ompreng makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk distribusi ke sejumlah sekolah, di Tanjakan Nakim atau Tanjakan Kubang Kebon Karet. Akses vital penghubung Desa Mekartani menuju Desa Hegarmulya dan Desa Tenjolaut, Kecamatan Cidadap.

​Warga setempat menyebut kondisi jalan menanjak sepanjang sekitar 100 meter itu kini makin memprihatinkan. Aspal yang sebelumnya melapisi jalan telah mengelupas dan menyisakan batuan serta tanah.

Baca Juga: 25 Link Twibbon Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026, Cocok Untuk Media Sosial

​Situasi makin diperparah oleh hujan ringan yang mulai mengguyur wilayah tersebut selama hampir empat hari terakhir. Permukaan jalan yang berubah licin membuat kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami kesulitan saat melintas, terutama di area tanjakan.

​"Jalan itu dulunya memang pernah diaspal. Seiring waktu, sekarang aspalnya sudah mengelupas, tinggal batu dan tanah. Apalagi sudah hampir empat hari turun hujan, jadi jalannya licin dan kendaraan susah melintas," ujar salah seorang warga setempat, Rabu (28/10/2026).

Mobil SPPG yang sempat tertahan akibat tidak kuat menanjak itu diketahui tengah mengantarkan pasokan makanan ke sekolah-sekolah di wilayah Desa Mekartani, Hegarmulya, dan Tenjolaut. Insiden itu diperkirakan Senin 26 Oktober 2026. 

Baca Juga: IDMC 2026 AMSI Dibuka, Bahas Masa Depan Media di Era AI dan Konten Kreator

​Kejadian ini menjadi perhatian publik mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menunjang mobilitas warga serta kelancaran distribusi pelayanan ke sekolah-sekolah.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Cidadap, Azwar Fauzi Abd Mufti, membenarkan bahwa lokasi tersebut merupakan jalan desa penghubung tiga desa. Ia menjelaskan bahwa jalur yang digunakan saat ini merupakan akses baru akibat bencana alam.

​"Betul, itu jalan desa. Jalan yang sekarang merupakan jalan baru karena jalan yang lama terdampak longsor pada akhir tahun 2024. Setelah dikonfirmasi ke Kepala SPPG Cinumpang Kecamatan Cidadap, kejadian memang betul pada hari Senin, 26 Oktober di Tanjakan Kubang Kebon Karet, Desa Mekartani, pas mau mengantar makanan MBG ke arah Desa Hegarmulya dan Desa Tenjolaut," terang Azwar.

Baca Juga: 4 Mitos Seputar Hujan dalam Masyarakat Sunda, dari Hujan Poyan hingga Cerita Bidadari

Belum ada informasi apapun, terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Pemerintah desa termasuk di Sukabumi saat ini harus menghadapi kondisi pemangkasan anggaran desa karena dialihkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT