SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran menghanguskan lantai dua rumah warga Kampung Tegal Pari, RT 10/RW 03, Desa Kadaleman, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/10/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.05 WIB ini diduga bermula dari kelalaian anak yang bermain api.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Surade, E'ah Nurlaila, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi penanganan di lapangan. Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Aop.
"Saksi Saudara Aop melihat titik api dan kepulan asap besar yang semakin meluas di sekitar atap lantai dua, tepatnya di kamar anak korban. Saksi kemudian berteriak memberitahu warga sekitar untuk melakukan pemadaman secara manual sekaligus menghubungi Posko Pemadam Kebakaran Kecamatan Surade," ujar E'ah Nurlaila kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (28/10/2026).
Baca Juga: Kuliah Sambil Menumpang di Fotokopi, Mahasiswa Sukabumi Ini Cumlaude dengan IPK 3,86
Berkat kesigapan warga dan laporan cepat, armada pemadam kebakaran Posko Kecamatan Surade tiba di lokasi pada pukul 12.20 WIB. Tim Damkar yang dibantu oleh unsur Babinsa, Babinkamtibmas, Tagana, P2BK, Satpol PP, relawan, serta warga setempat langsung berjibaku memutus jalur api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Setelah satu jam penanganan intensif, tepatnya pada pukul 13.20 WIB, api akhirnya dipadamkan. Kendati demikian, kerugian yang dialami cukup besar. Satu unit bangunan lantai dua rumah milik korban atas nama Mila Laila Tipah mengalami kerusakan fisik hingga 90% dan hangus terbakar.
"Kondisi terakhir saat ini api sudah berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 13.30 WIB. Petugas gabungan dari Damkar, Tagana, P2BK, Babinsa, Babinkamtibmas, bersama warga masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman," tambah E'ah.
Baca Juga: Menghentikan KDMP Lewat Mahkamah Konstitusi, Daftar Aturan yang Digugat
Akibat musibah ini, korban untuk sementara waktu diungsikan ke rumah orang tuanya guna mendapatkan tempat tinggal yang aman. Sebagai langkah antisipasi lanjutan, jajaran Muspika dan perangkat terkait telah melaksanakan koordinasi intensif dengan perangkat desa serta tokoh masyarakat. Pihak kecamatan juga tak lupa menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat luas.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak bermain benda berbahaya seperti api, tidak terlalu mendekati area bekas kebakaran, serta menghindari segala aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu bencana serupa," pungkasnya.
Editor : Fitriansyah