Sukabumi Update

Terparkir di Jajaway Sukabumi, Bangkai Truk Maut Cisarakan Bikin Warga Waswas

Kondisi bangkai truk pengangkut pupuk yang terlibat kecelakaan maut masih terparkir di tepi Jalan Jajaway, Desa Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026). (Sumber Foto: SU/Ilyas)

SUKABUMIUPDATE.com – Bangkai truk box pengangkut pupuk yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Cisarakan, Desa Buniwangi, hingga kini masih terparkir di tepi Jalan Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Keberadaan kendaraan ringsek tersebut mulai dikeluhkan warga dan pengendara karena dinilai mengganggu kenyamanan serta memicu rasa waswas, terutama saat melintas di malam hari.

Truk berkelir kuning tersebut terparkir persis di samping trotoar area publik Taman Bappedalitbangda, tak jauh dari Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi.

Pantauan sukabumiupdate.com di lokasi, Jumat (30/10/2026), kondisi kendaraan terlihat rusak parah. Bagian depan kabin remuk, roda depan sudah tidak terpasang, sementara kaca pecah dan bagian dasbor tampak hancur hingga mendekati kursi pengemudi.

Posisinya yang berada di ujung persimpangan jalan dinilai sangat rawan. Terlebih, minimnya penerangan di sekitar lokasi membuat keberadaan bangkai truk truk tersebut kerap mengejutkan para pengguna jalan. Sekadar diketahui, posisi truk berada sekitar 200 meter dari kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.

Baca Juga: Sempat Dirawat, Sopir Truk Box Hantam Tebing di Cisarakan Palabuhanratu Sukabumi Meninggal Dunia

Salah seorang warga Perumahan Frinanda Bhayangkara, Rissa (23), mengaku tidak nyaman setiap kali melewati jalan tersebut, khususnya pada malam hari.

"Posisinya tepat berada di ujung persimpangan jalan, persis di hadapan pengendara yang melaju. Kalau malam hari penerangan di sekitar sini cukup remang, jadi kelihatan horor dan bikin kaget pengendara yang melintas," kata Rissa.

Keluhan serupa disampaikan Hasim (26), warga Palabuhanratu. Ia mengaku khawatir ketika harus melintasi lokasi tersebut sepulang bekerja pada malam hari.

"Kalau ngelewat agak takut aja sih kalau pulang kerja malem, kan suka jam 11 malam, posisi juga disitu kan gelap," ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Bayu Damara Hadi Putra menjelaskan, bangkai truk tersebut belum dipindahkan karena ukurannya terlalu besar untuk dimasukkan ke area kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.

"Enggak bisa masuk ke dalam (kantor), cuma ditaruh di situ karena enggak muat," kata Bayu saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga: Kabar Korban Penembakan di Jalur Lingsel Sukabumi, Polisi: Belum Ada Laporan

Terkait penanganan kecelakaan, Bayu menjelaskan bahwa insiden di kawasan Cisarakan tersebut bukan kecelakaan tunggal murni. Sebelum menghantam tebing, truk pengangkut pupuk itu terlebih dahulu menabrak sebuah mobil Toyota Avanza.

"Penyebab kecelakaannya kan dari pihak truk. Truk itu sempat menabrak kendaraan lain, Avanza dulu yang sebenarnya jadi korban. Karena pengemudi truknya yang merupakan penyebab atau tersangkanya meninggal dunia, penanganan kasusnya masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Diketahui, kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (26/10/2026). Sopir truk bernama Muhamad Jahuri Nor sempat mendapatkan perawatan di RSUD Palabuhanratu sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) dini hari.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT