Sukabumi Update

Sopir Terluka, Bawa BBM dan Ungkap Pemicu Kebakaran L300 di Pasar Parungkuda Sukabumi

Kondisi L300 angkutan umum yang terbakar di Pasar Parungkuda Sukabumi (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Sopir mobil Colt Mini atau L300 yang terbakar di area parkir depan Pasar Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/11/2026) pagi, mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Korban diketahui mendapatkan penanganan medis di Klinik Harapan Bunda Parungkuda sekitar pukul 09.00 WIB.

Kendaraan bernomor polisi F 7818 UA yang melayani trayek Parungkuda-Kabandungan tersebut terbakar saat berada di area parkir pasar. Sopir bernama Ade kemudian dibawa ke klinik untuk mendapatkan penanganan medis.

Perawat Klinik Harapan Bunda Parungkuda, Nando Sujoko, mengatakan pasien bernama Ade datang dengan kondisi kulit melepuh pada kedua tangan, leher, punggung, hingga sejumlah bagian wajah dan telinga.

Baca Juga: Igor Tolic Puji Mentalitas Persib usai Comeback Dramatis atas Melbourne Victory

"Luka melepuhnya di kedua tangan, sampai leher, punggung, dan wajah. Di bagian pipi, sedikit di dahi, hidung, serta kedua telinga juga ada," kata Nando.

Menurutnya, berdasarkan perkiraan awal dari area tubuh yang mengalami luka, luas luka bakar pasien diperkirakan mencapai lebih dari 60 persen. Angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan pemeriksaan awal terhadap bagian tubuh yang mengalami luka.

Setelah diperiksa dokter, pasien mendapatkan penanganan di klinik. Tindakan medis yang dilakukan meliputi pembersihan luka menggunakan cairan NaCl, kemudian pemberian salep luka bakar dan pembalutan pada bagian tubuh yang mengalami luka.

Baca Juga: Belajar Mitigasi Bencana, BPBD Sukabumi Datangi Murid TK Bersama Boneka MIRA

"Lukanya kami bersihkan dulu menggunakan NaCl, kemudian bagian kulit yang melepuh dan mengelupas dibersihkan. Setelah itu diberikan salep luka bakar Bioplacenton, lalu diperban," jelasnya.

Nando menyebut kondisi pasien setelah mendapatkan penanganan di klinik terlihat lebih baik. Berdasarkan pemeriksaan dokter saat itu, pasien tidak memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit.

Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai apakah Ade sudah diperbolehkan pulang atau masih menjalani pemantauan setelah mendapatkan perawatan. Selain menjelaskan kondisi korban, Nando juga menceritakan keterangan yang disampaikan Ade mengenai awal mula kebakaran kendaraan yang dikemudikannya.

Baca Juga: Polda Jabar Tangani Dugaan Pelanggaran Polres Sukabumi, AKBP Benny Cahyadi: Saya Siap Diperiksa

Ungkap Pemicu Kebakaran

Berdasarkan cerita pasien kepada perawat, saat kejadian Ade sedang membawa bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, yang disebutnya kemungkinan Pertamax Turbo. Kebakaran bermula ketika korban hendak menghidupkan kendaraan.

Menurut cerita tersebut, saat kontak mobil dinyalakan, tiba-tiba muncul semburan api yang kemudian mengenai tubuhnya. Namun, sumber percikan api belum diketahui secara pasti.

"Katanya waktu mau menyalakan mobil, saat kontak dinyalakan, mungkin ada korsleting atau bagaimana, tiba-tiba langsung menyembur," ungkap Nando.

Baca Juga: Bagaimana Pejabat Negara Bisa Disadap? Ini 8 Teknik Pengintaian Komunikasi di Era Digital

Ia menambahkan, korban tidak mengetahui secara pasti dari bagian mana percikan api pertama kali muncul. Api disebut langsung menyambar ke arah tubuhnya saat berusaha menghidupkan kendaraan.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT