Sukabumi Update

Flamboyan Setinggi 40 Meter di Palabuhanratu Dipangkas, Ancaman Pohon Tumbang Mengintai

Petugas gabungan melakukan pemangkasan pohon flamboyan di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ilyas Supendi

SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki musim hujan, potensi pohon tumbang yang mengancam keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian di Kabupaten Sukabumi.

Sebagai langkah antisipasi, petugas gabungan melakukan pemangkasan pohon berukuran besar di ruas Jalan Nasional Palabuhanratu-Sukabumi, tepatnya di kawasan Cagar Alam Tangkuban Parahu, Kecamatan Palabuhanratu, Kamis (5/11/2026).

Pohon yang dipangkas merupakan jenis flamboyan dengan perkiraan tinggi mencapai 40 meter dan diameter batang sekitar 60 sentimeter. Ukurannya yang cukup besar dinilai berpotensi membahayakan apabila terjadi hujan deras disertai angin kencang, terlebih jika kondisi pohon sudah tua atau memiliki bagian dahan yang rawan patah.

Kegiatan mitigasi tersebut dilaksanakan oleh petugas gabungan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Palabuhanratu, BPBD Kabupaten Sukabumi, Disperkim, Dishub, Polsek Palabuhanratu, Danramil Palabuhanratu, dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Pohon Tua Tumbang Timpa Rumah di Citepus Sukabumi, Warga Diimbau Waspada Memasuki Musim Hujan

Camat Palabuhanratu Sutopo melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan pemangkasan dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk meminimalkan risiko pohon tumbang di jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan.

Menurutnya, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini mengingat wilayah Kabupaten Sukabumi mulai memasuki musim penghujan. Kondisi cuaca yang tidak menentu, terutama hujan deras dan angin kencang, dapat meningkatkan risiko pohon tumbang maupun dahan patah.

"Pemangkasan pohon ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana, khususnya untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Terlebih sekarang sudah mulai memasuki musim penghujan," ujar Mahbubillah.

Dia menjelaskan, keberadaan pohon-pohon berukuran besar di sepanjang jalur nasional perlu mendapat perhatian. Sebab, apabila terdapat pohon yang sudah tua, lapuk, atau memiliki dahan yang rapuh dan tidak segera ditangani, kondisinya bisa membahayakan masyarakat yang melintas.

Karena itu, pemangkasan dilakukan untuk mengurangi potensi bahaya sekaligus menciptakan kondisi jalan yang lebih aman bagi pengendara.

Mahbubillah juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor maupun mobil, agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur Palabuhanratu-Sukabumi selama musim hujan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintas, terutama ketika hujan turun disertai angin kencang. Kurangi kecepatan kendaraan dan perhatikan kondisi pohon maupun ranting di sepanjang jalan," katanya.

Dia juga mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca sedang buruk. Pengguna jalan disarankan mencari tempat berhenti yang aman apabila hujan deras dan angin kencang mengganggu jarak pandang atau membahayakan perjalanan.

"Allhamdulilah kegiatan berlangsung lancar dan kondusif. Tentunya dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi potensi kejadian pohon tumbang sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang menggunakan jalur nasional Palabuhanratu-Sukabumi," ujarnya.

Editor : Oksa Bachtiar Camsyah

Tags :
BERITA TERKAIT