SUKABUMIUPDATE.com - Pembangunan tembok saluran irigasi pertanian di Kampung Cisaleman-Tangkolo, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, mendadak menjadi sorotan warga setempat. Pasalnya, bangunan fisik yang baru diselesaikan sekitar empat atau lima bulan lalu pada musim kemarau itu kini sudah mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Kondisi tembok irigasi yang rapuh dan mudah terkelupas ini sempat viral setelah videonya beredar di tengah masyarakat. Berdasarkan pantauan, plesteran dinding bangunan terlihat rontok dan mudah terlepas bak bangunan tua yang sudah lapuk, padahal saluran air tersebut bahkan belum sempat difungsikan.
Warga Desa Purwasedar berinisial BR mengungkapkan kekecewaannya atas rendahnya kualitas pengerjaan proyek infrastruktur pertanian tersebut. Menurutnya, warga sejak awal tidak mengetahui secara pasti dari instansi mana program tersebut berasal maupun berapa besaran anggaran yang digelontorkan.
"Kami tidak tahu ini program dari mana dan berapa anggarannya, hanya saja di beberapa titik temboknya rapuh dan mudah rontok, seperti bangunan yang sudah lama lapuk," ujar BR kepada sukabumiupdate.com, Minggu (8/11/2026).
Baca Juga: 7 Eks Pegawai Bank Plat Merah di Sukabumi Jalani Sidang Kasus Dugaan Penyimpangan KUR dan Kupedes
Saat dikonfirmasi terkait proyek pembangunan di wilayahnya, Kepala Desa Purwasedar, Defi Susandi, memilih bungkam. Ia menyatakan tidak mengetahui hal tersebut serta enggan memberikan komentar (no comment).
Menanggapi sorotan publik tersebut, Kepala UPTD Pertanian Wilayah Jampangkulon, Yayat Sudrajat, akhirnya angkat bicara. Ia membenarkan bahwa proyek pembangunan irigasi tersebut merupakan program dari Dinas Pertanian yang disalurkan kepada kelompok tani (Poktan) Tangkolo selaku penerima manfaat.
Kendati demikian, ketika ditanya mengenai rincian data teknis, besaran anggaran, serta CV pelaksana proyek di lapangan, Yayat mengaku masih harus memeriksa data terlebih dahulu. Namun, ia memastikan bahwa proyek tersebut saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan.
"Kami sudah konfirmasi ke pelaksana agar segera diperbaiki, dan mereka sudah sanggup," jelas Yayat.
Baca Juga: TKW Asal Tegalbuleud Sukabumi Sakit di Malaysia, Pemdes Berjuang Bantu Urus Pemulangan
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek ini tercatat dengan rincian kegiatan dan spesifikasi sebagai berikut:
* Jenis Kegiatan: Pembangunan Jaringan Irigasi Pertanian
* Nomor SPK: 003.1/09/SPK/IR061/DISTAN/2026
* Tanggal SPK: 06 Mei 2026
* Lokasi: Poktan Tangkolo, Desa Purwasedar, Kec. Ciracap
* Sumber Dana: APBD Kab. Sukabumi TA. 2026
* Jumlah Biaya: Rp230.379.000,-
* Waktu Pelaksanaan: 60 (enam puluh) hari kalender
Editor : Fitriansyah